Tuesday, June 30, 2009

Blogger filatelis, ayo bentuk komunitas !

China 09 

Sepinya kegiatan filateli di sebagian besar daerah di Indonesia sudah dirasakan sejak sewindu yang lalu. Gaung sejuta filatelis yang pernah dicanangkan tidak pernah menunjukkan tanda-tanda akan terwujud. Jika kita perhatikan perkembangan filateli di dunia, yang pada tahun ini berjudul China World Stamp Exhibition 2009 yang berlangsung di Luoyang, China, terlihat jelas bahwa momen ini dimanfaatkan betul oleh pemerintah China untuk meningkatkan daya saing China di dunia internasional.Pameran prangko dijadikan ajang promosi wisata dan industri China, suatu langkah spektakuler di mana tahun lalu negara ini sempat dihantam isu produk susu dan terseret dalam krisis global yang sangat memukul perekonomian mereka. Prangko dan filateli dijadikan jurus ampuh untuk mengembalikan kepercayaan dunia internasional. Sudah saatnya Filateli Indonesia bangkit kembali. Bukankah benda-benda filateli dapat mengangkat eksistensi suatu negara di mata dunia internasional layaknya Olimpiade ? Prangko dan benda filateli lainnya merupakan sarana promosi gratis suatu negara untuk menjelajah ke seluruh penjuru dunia baik itu melalui lalulintas suratpos maupun dengan perantaraan para filatelis melalui komunitas internasionalnya.

Volunteer at Pos Indonesia Booth

Saat ini di dunia internet terus bermunculan yang namanya weblog dan blog baru yang jumlahnya perbulan bisa ribuan. Weblog atau blog, tumbuh pesat berkat kemampuannya untuk membentuk jejaring sosial di dunia maya, dengan kelebihan tampilan yang mirip website, sehingga dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi instan ( misahnya dengan chat ) maupun sebagai sarana sharing informasi ( dengan content management ). Blog juga sangat familiar dengan mesin pencari semacam Google, Yahoo , MSN dan lainnya. Seiring dengan hal itu, maka blog dengan mudahnya membentuk komunitas-komunitas di dunia maya, seperti mybloglog,blogger bandung ,blogger sumatra,dan lainnya terlalu banyak kalo disebutkan di sini .

Komunitas blogger yang bermunculan di dunia maya terbentuk dari berbagai latar belakang misalnya komunitas suatu kota,kabupaten,provinsi,hobi, bisnis, profesi, bidang keilmuan, agama , politik daan lain-lain. Komunitas yang terbentuk dari para blogger ini dapat saling berbagi dan diskusi antara sesama blogger yang baik yang menjadi member , maupun sebagai partisan. Dibandingkan dengan komunitas di dunia offline, di mana para member hanya berinteraksi dalam waktu tertentu, komunitas dunia maya ini saling berinteraksi dalam waktu tak terbatas ( kapan saja ) dan di mana saja asal terhubung ke dunia internet, sehingga tujuan-tujuan yang sudah direncanakan dapat direalisasikan dalam waktu singkat.

Bagaimana dengan komunitas filatelis ? Dari awal sudah saya gambarkan bahwa kondisi dunia filateli di Tanah Air tidak menunjukkan eksistensi yang berarti.Klub filateli menghilang entah ke mana. Perkumpulan Filatelis Indonesia pun memiliki anggota beberapa orang saja. Aktivitas rutin dan teroganisir hanya terjadi secara sporadis dan terkosentrasi di beberapa kota besar semisal Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang dan Denpasar. Di sini saya menawarkan solusi : bentuk dan kembangkan komunitas blogger filatelis. Memang sudah ada beberapa mailing list filatelis di Yahoo, yang menjadi sarana interaktif diskusi dan curhat para filatelis. Interaksi melalui blog dapat melengkapi komunikasi yang terjalin di mailing list filateli. Ada ungkapan menarik yang beredar di kalangan filatelis : jangan bandingkan prangko dengan teknologi, karena memang tidak pernah dapat dibandingkan. Tapi manfaatkan teknologi untuk memajukan filateli. Bukankah tekonologi hadir untuk memudahkan kehidupan ?

 

Sepanjang pengamatan saya di dunia maya, meskipun tidak membentuk komunitas resmi, para blogger filatelis internasional biasanya berinteraksi dengan memanfaatkan fasilitas pada blog :

a) Memberikan komentar atas ulasan pada kotak komentar di bawah postingan

b) Sapa, senyum, dan salam pada kotak chating semacam shout mix,cbox dll

c) Membuat link ke blog lain pada postingan

d) Merekomendasikan kepada pengunjung tentang keberadaan blog filatelis lainnya pada sidebar ( biasanya berupa daftar link teman-teman pemilik blog )

e) Membuat sarana pembayaran berupa Paypal untuk fasilitas penjualan koleksi

f) Memuat foto-foto koleksi untuk dinilai oleh sesama filatelis, juga berfungsi sebagai pameran pribadi

g) Blog komunitas sangat mudah di-index oleh mesin pencari, hal ini akan berdampak juga bagi blog yang dimiliki anggota, yang dimuat link nya pada blog komunitas tersebut,dengan demikian filateli dan komunitasnya mudah di-blow-up di dunia maya

 Picture 0051

Salah satu blog filatelis Indonesia meskipun dibuat dengan desain sederhana, yakni http://win-ox.blogspot.com yang berjudul “I Love Philately”,cukup diminati oleh pengunjung dalam dan luar negeri, terlihat dari peta kunjungan feedjit pada sidebar.Jika kita mengetik kata kunci “prangko” pada kotak pencarian Google, blog ini berada pada posisi halaman 5 pencarian, bahkan apabila sering di update oleh pemiliknya, berada pada halaman pertama pencarian. Blog ini dibuat oleh filatelis wanita Indonesia dan link nya terpasang di http://mycoolcovercollection.blogspot.com yang dimiliki oleh filatelis Pakistan bernama Faisal Cheema, di mana blogger ini memamerkan koleksinya yang berasal dari teman-teman blogger dari penjuru dunia dengan hampir 6.000 kunjungan sampai postingan ini dibuat.

Nah, begitu dahsyatnya teknologi, mengapa tidak dimanfaatkan. Seharusnya kita, bangsa Indonesia lah yang menjadi motor penggerak untuk menumbuhkan kembali filateli Indonesia. Filateli merupakan produk dengan cost/biaya yang rendah, artinya mendatangkan margin yang tinggi untuk Negara. Sudah seharusnya mulai saat ini kita memberi perhatian lebih kepada filateli. Meskipun tidak semua di antara kita hobi dengan filateli, jadikan benda filateli sebagai media komunikasi untuk keluarga,serta para sahabat kita di dalam dan luar negeri, toh setidaknya dapat dijadikan souvenir resmi. Ingat apa yang dilakukan negara China di awal tulisan ini. Sinergikan filateli dengan teknologi.

Beberapa kantor pos sudah terpasang Warmasif, ini peluang untuk “mengawinkan” teknologi dengan prangko dan produk turunannya. Kita makmlum, pemakaian prangko saat ini sebagai sarana pembayaran kiriman suratpos sudah jauh berkurang. Tapi ingat, di luar negeri sana masih terdapat puluhan juta orang filatelis. Filatelis sejati tak akan berhenti berburu dan saling tukar prangko. Jangan sampai filateli masuk acara “Tepi Jaman” yang rutin disaiarkan salah satu TV swasta terkemuka. Peluang terbuka lebar, ayo tumbuh kembangkan lagi filateli. Salam Filateli !

Thursday, June 25, 2009

Sampul Hari Pertama : Kereta Api, 10 Agustus 1998

 

Picture 0551

Bumi Indonesia mulai mengenal kereta api pada tahun 1867, saat Belanda membawa alat transportasi tersebut untuk mengangkut hasil bumi seperti kayu, kopi, lada, cengkeh,tembakau, teh, karet, dan batubara. Pada perkembangan selanjutnya, kereta api memainkan peranan penting dalam membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Penerbitan prangko kali ini menampilkan kereta-kereta api masa lalu yang menjadi saksi sejarah bangsa.

Topical Philatelic Expo 2003

 

Picture 0556

Filateli Tematik ( Thematic Philately ) merupakan kelas tersendiri yang diakui oleh Federasi Filateli Internasional ( Federation Internationale de Philatelie – FIP ) di samping kelas Traditional Philately, Postal History,Postal Stationary, Aerophilately, Astrophilately, Maximaphily, Revenue, Mophila, Youth Philately dan Literature Philately. Filateli tematik disusun berdasarkan tema prangko dan benda filateli lainnya sesuai dengan pilihan kita, misalnya : kereta api, pesawat terbang, burung, pramuka, olahraga, anggrek, tokoh internasional, kebudayaan dan masih banyak lagi. Dalam rangka membangkitkan minat pada Filateli Tematik, maka Indonesian Topical Assosiation, suatu klub filateli khusus kelas filateli tematik yang berdiri di Bandung pada tanggal 10 Oktober 2002 menggelar pameran filateli Topical Philatelic Expo 2003 pada tanggal 5-7 Juni 2003 bertempat di Unit Bisnis Filateli PT Pos Indonesia, Jl. Cilaki 73 Bandung 40115.

Sekretariat Indonesian Topical Association : PO BOX 1615 Bandung 40016, email : tematik@stampmail.com

Friday, June 19, 2009

Selamat Ultah ke-14 PT Pos Indonesia 1995-2009

DSCN1205

Bertempat di ruang publik Kios Pos Tanjungpinang, tepat pukul 7.00 pagi, Post Master Tanjungpinang, Eko Sumartono,SE dan segenap karyawan/karyawati dengan suasana cukup meriah memperingati HUT PT Pos Indonesia sebagai perseroan yang ke-14.

DSCN1187

Pada kesempatan kali ini dengan sambutan singkatnya, Eko mengingatkan kembali akan panjangnya usia Pos Indonesia yang sudah mencapai 287 tahun hadir melayani bangsa Indonesia. Selama kurun waktu tersebut Pos Indonesia sudah mengalami beberapa perubahan bentuk Perusahaan namun tetap konsisten melayani dengan nilai-nilai yang sudah tertanam sejak ratusan tahun lalu. Konsistensi akan kepuasan pelanggan agar terus ditingkatkan dengan filosofi  nilai-nilai PRESTASI (Profesional, Ramah, Empati,Senyum,Tanggap, Amanah, Semangat, Intregitas)

DSCN1188 Pada kesempatan ini juga diserahkan beberapa penghargaan kenaikan pangkat dan gaji berkala kepada beberapa pegawai yang telah berprestasi dan mengabdi dengan ikhlas kepada Pos Indonesia.

DSCN1181

Selanjutnya Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng ( yang diserahkan kepada karyawan tertua Bp Chairul dan termuda Nia Anggraeni ),makan bersama dan doa untuk kemajuan Pos Indonesia sehingga tetap memberikan kontribusi maksimal untuk kemajuan bangsa dan rakyat Indonesia.

DSCN1191

Wednesday, June 17, 2009

Benda-benda filateli : Prangko

Turki - Indonesia Stamps

Menurut tujuan penerbitannya, prangko-prangko Indonesia dibedakan antara prangko definitif (biasa),prangko peringatan,prangko istimewa, dan prangko amal.

A. Prangko Definitif

Prangko definitif atau prangko biasa yaitu prangko yang penerbitannya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pemerangkoan sehari-hari dan tidak ada kaitannya dengan suatu kejadian atau peristiwa. Tergantung kepada kebutuhannya, prangko-prangko definitif ini terdiri dari beberapa pecahan harga mulai dari harga nominal rendah sampai harga nominal tinggi. Oplah cetak untuk tiap pecahan harga juga tidak sama, yang paling banyak digunakan dicetak lebih banyak daripada yang jarang digunakan. Apabila persediaannya telah menipis, maka prangko definitif dicetak ulang sesuai dengan kebutuhan. Masa jual dan masa laku prangko-prangko definitif tidak terbatas,samapai ada instruksi penarikan dari peredaran oleh Pemerintah (Dirjen Postel).

Yang termasuk jenis prangko definitif antara lain :

1. Prangko seri Ucapan Selamat 2001
2. Prangko seri Bebek
3. Prangko seri Presiden Soekarno
4. Prangko seri Presiden Soeharto
5. Prangko seri PELITA (Pembangunan Lima Tahun)

B. Prangko Peringatan

Prangko Peringatan yaitu prangko yang penerbitannya dikaitkan dengan suatu kejadian atau peristiwa yang dimaksudkan untuk memperingati kejadian atau peristiwa , baik yang bersifat nasional ataupun internasional. Yang termasuk jenis prangko peringatan antara lain :

1. 100 Tahun Prangko Indonesia
2. 100 Tahun Konferensi Asia Afrika
3. 100 Tahun Phalaeoanthropologi Indonesia
4. 25 Tahun Asean
5. 45 Tahun Kemerdekaan Indonesia

 

C. Prangko Istimewa

Prangko Istimewa yaitu prangko yang penerbitannya  dimaksudkan untuk menarik perhatian masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri mengenai kegiatan-kegiatan yang dilancarkan oleh Pemerintah dalam berbagai bidang, baik yang bersifat nasional maupun internasional. Yang termasuk jenis prangko istimewa antara lain :

1. Prangko seri Pariwisata 1988
2. Prangko seri Flora 1989
3. Prangko seri Fauna 1989
4. Prangko seri World Cup Italia 1990
5. Prangko seri Kebudayaan 1987
6. Prangko seri Fauna 1992

D. Prangko Amal

Prangko Amal yaitu prangko yang penerbitannya dimaksudkan untuk menghimpun dana bagi kepentingan amal dan dijual dengan harga tambahan. Pendapatan dari hasil penjualan prangko ini setelah dikurangi dengan harga prangko, ongkos pembuatan dan ongkos lainya kemudian disumbangkan kepada suatu badan amal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Yang termasuk jenis prangko amal antara lain :

1. Prangko Hari Sosial III (1960)
2. Prangko Hari Sosial IV (1961)
3. Prangko Hari Sosial V (1962)
4. Prangko Hari Sosial VI (1963)

Prangko Peringatan, Prangko Istimewa, dan Prangko Amal masa jualnya di Kantor Pos terbatas yaitu selama tahun penerbitan ditambah 2 tahun, sedangkan masa lakunya selama tahun penerbitan ditambah lima tahun. Misalnya prangko seri “130 tahun Prangko Indonesia” yang diterbitkan pada tanggal 1 April 1994 maka masa jualnya di Kantor Pos berakhir pada tanggal 31 desember 1999.

Walaupun masa jualnya di Kantor Pos berakhir, tetapi para filatelis masih diberi kesempatan untuk membeli prangko-prangko tersebut di SBU Filateli Bandung.

Monday, June 15, 2009

Meeting perdana Post Master Tanjungpinang dengan karyawan,16 Juni 2009

Bertempat di halaman belakang Kantor Pos Tanjungpinang 29100, untuk pertama kalinya Post Master Tanjungpinang yakni Bapak Eko Sumartono,SE mengadakan pertemuan dengan karyawan-karyawati dan Ketua SPPI,Sa’roni. Pertemuan dilaksanakan tepat pada pukul 7.00 pagi, dan dihadiri seluruh karyawan. Beberapa hal penting disampaikan Eko dengan gaya santai dan simpatik adalah :

1.

Diharapkan masukan informasi akurat dari para Supervisor dan karyawan, terutama langkah-langkah untuk peningkatan pendapatan dan kinerja kantor.

2.

Penyampaian informasi kinerja keuangan Kantor Pos Tanjungpinang 29100, terlihat cukup memuaskan meskipun dalam kondisi perekonomian yang masih lesu.

3.

Rencana pembentukan Forum Komunikasi antara SPPI dan manajemen untuk menciptakan harmonisasi ketenagakerjaan antara manajemen dan karyawan.

4.

Saling tukar nomor handphone antara manajemen dan karyawan untuk menjalin komunikasi yang efektif, wujud keterbukaan di Kantor Pos Tanjungpinang.

5.

Penetapan ‘yel-yel’ Kantor Pos Tanjungpinang untuk membangkitkan dan mempertahankan semangat kebersamaan

6.

Fokus kepada kepuasan pelanggan dan stake holder dengan pelayanan PRESTASI (Profesional,Ramah,Empati,Senyum,Tanggap,Amanah,Semangat,Integritas )

7.

Harapan dukungan karyawan maksimal untuk peningkatan kinerja kantor.

8.

Harapaan dukungan SPPI untuk peningkatan kegiatan ekstra terutama dalam bidang kesenian dan olahraga, agar eksis sekurang-kurangnya di wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya.





Saturday, June 13, 2009

Malam Pisah Sambut Post Master Tanjungpinang,11 Juni 2009

 

DSC_0004

Tanggal 11 Juni 2009, bertempat di Kelong Shangrila, Sei jang, Tanjungpinang , telah dilangsungkan malam pisah sambut Post Master Tanjungpinang menyusul acara sertijab pada siang harinya. Setelah beberapa kata sambutan dari Bapak Kawilpos II Padang Arief Setyanto, Post Master yang diganti Tedi Permana, pengganti Eko Sumartono dan Ketua SPPI Sa’roni, acara hiburan langsung digebrak dengan menampilkan duet teranyar Titin Agustini dari bag Akuntansi and Efri Yaldi dari bag Keuangan dengan tembang lawas nan abadi di muka bumi  “Tonight I Celebrate My Love for You” yang dipopulerkan oleh Peabo Bryson dan Roberta Flack pada tahun 1983 dan mendapat sambutan luar biasa dari para undangan.

DSC_0009

Disusul kemudian dengan mantan Post Master dengan lagunya Lupa lupa Ingat dari Kuburan Band.

DSC_0007 Bapak Kawilpos II Sumbar-Riau-Kepri, Arief Setyanto dengan lagu bertema perpisahan dari ST 12 berjudul Saat Terakhir.

DSC_0999Tarian Melayu dari putra-putri karyawan PT Pos tampil mengejutkan dan mendapatkan aplaus panjang dari para undangan.

DSC_0677 Ini dia ibu-ibu Periska dengan bakat luar biasa yang terpendam dengan Tari Melayu nya, latar belakang adalah putri Bp Efri Yaldi yang akan mengikuti jejak mereka